Aikido Dilarang di MMA

Aikido Dilarang di MMA, di dunia seni bela diri, ada banyak jenis yang berbeda-beda, masing-masing memiliki keunikan dan filosofi tersendiri. Salah satu seni bela diri yang menonjol adalah Aikido, berasal dari Jepang yang memegang erat nilai-nilai filosofisnya.

Namun, meskipun Aikido memiliki tempat istimewa dalam dunia seni bela diri, ada satu tempat di mana seni bela diri ini dianggap tidak sesuai: dalam Mixed Martial Arts (MMA). Artikel ini akan menguraikan mengapa Aikido Dilarang di MMA dengan alasan yang sangat beralasan.

Aikido: Seni Bela Diri yang Unik dari Jepang

Sebelum kita menyelami alasan mengapa Aikido tidak diperbolehkan dalam MMA, mari kita memahami esensi dari seni bela diri yang sangat unik ini.

Aikido, yang berasal dari Jepang, adalah sebuah seni bela diri yang mempunyai kekhasan tersendiri. Ia adalah seni bela diri non-ofensif dan non-kompetitif yang menekankan pada filosofi kehidupan. Aikido tidak berusaha untuk menghancurkan lawan, melainkan untuk menggunakan kekuatan lawan melawan dirinya sendiri. Ini adalah konsep yang sangat berbeda dari MMA yang terkenal dengan kekerasan dan kompetisi ketatnya.

Menurut Britannica, Aikido memiliki akar dalam jujutsu, yang mengandalkan teknik memutar, melempar, dan mengubah kekuatan dan momentum penyerang untuk membela diri. Seni bela diri ini diciptakan oleh seorang legenda bela diri Jepang bernama Morihei Ueshiba, yang dikenal dengan sebutan O Sensei atau seorang guru besar. Aikido dan MMA mungkin memiliki beberapa teknik serupa, seperti kuncian dan lemparan, namun persamaan ini hanya permukaan belaka.

Perbedaan Mendasar antara Aikido dan MMA

Sekarang, mari kita lihat mengapa Aikido dianggap tidak sesuai untuk dunia MMA. Ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan keduanya:

  1. Fokus Utama Gerakan

Aikido, dengan akar filosofisnya yang kuat, lebih berfokus pada teknik dalam pertarungan. Ini adalah inti dari Aikido, dan itulah yang membuatnya begitu unik. Dalam Aikido, praktisi bela diri ini belajar untuk memanfaatkan kekuatan lawan dan mengalihkannya. Ini memungkinkan orang yang bertubuh kecil untuk mengimbangi musuh yang bertubuh besar. Di sisi lain, MMA lebih terfokus pada kecepatan dan kemampuan fisik, dengan menggabungkan berbagai teknik bela diri yang berbeda.

  1. Aikido Menghilangkan Teknik Pukulan dan Tendangan

Salah satu perbedaan paling mencolok adalah bahwa Aikido hampir sepenuhnya menghilangkan pukulan dan tendangan dari repertoarnya. Teknik Aikido bergantung pada kuncian, bantingan, dan penggunaan kekuatan lawan melawan dirinya sendiri. Ini membuat Aikido menjadi seni bela diri non-ofensif dan non-kompetitif. Di sisi lain, MMA mencakup berbagai teknik pukulan dan tendangan, karena mencakup unsur-unsur dari Muay Thai, kickboxing, karate, dan taekwondo. Dalam MMA, pukulan dan tendangan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pertarungan.

  1. Aikido Punya Teknik Memegang Bagian Kepala

Salah satu teknik yang sangat khas dalam Aikido adalah teknik yang disebut “Tenchinage.” Teknik ini melibatkan menarik tangan lawan dan menggabungkannya dengan sapuan, menyebabkan musuh kehilangan keseimbangan. Kemudian, salah satu tangan Aikidoka ditempatkan di bagian kepala lawan untuk melakukan bantingan. Ini adalah salah satu aspek yang sangat unik dalam Aikido, dan di sinilah permasalahan muncul ketika mencoba memasukkan Aikido ke dalam dunia MMA.

Mengapa Aikido Dilarang di MMA?

Sekarang, mari kita fokus pada pertanyaan inti: mengapa Aikido Dilarang di MMA? Alasan utamanya adalah bahwa Aikido tidak cocok dengan aturan dan karakteristik dasar MMA. MMA adalah olahraga yang sangat kompetitif dan keras, di mana tujuannya adalah mengalahkan lawan dengan segala cara yang sah. Ini mencakup teknik pukulan, tendangan, gulat, dan berbagai jenis serangan lainnya.

Dalam dunia MMA, ada peraturan ketat yang mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam pertarungan. Salah satu peraturan utama adalah larangan terhadap serangan ke bagian kepala dan kelamin lawan. Ini adalah aspek yang mencolok yang membuat Aikido Dilarang di MMA. Dalam Aikido, teknik seperti Tenchinage, yang melibatkan memegang bagian kepala lawan, adalah salah satu teknik yang sangat umum. Namun, dalam dunia MMA, serangan ke bagian kepala adalah hal yang dilarang keras.

Mengapa serangan ke bagian kepala dan kelamin dilarang dalam MMA? Alasannya adalah untuk melindungi keselamatan para petarung. Serangan ke bagian kepala dapat menyebabkan cedera serius, termasuk cedera otak yang berpotensi fatal. Oleh karena itu, Aikido Dilarang di MMA dan memiliki aturan ketat yang melarang serangan ke bagian kepala, terutama dengan tangan kosong.

Kesimpulan

Dalam dunia seni bela diri, Aikido memegang tempat istimewa dengan filosofi non-ofensifnya yang unik. Namun, ketika kita mempertimbangkan persyaratan dan aturan ketat dunia MMA, menjadi jelas mengapa Aikido Dilarang di MMA. Aturan-aturan MMA yang melarang serangan ke bagian kepala dan kelamin adalah kontraproduktif bagi teknik-teknik Aikido yang melibatkan memegang kepala lawan.

Jadi, meskipun Aikido adalah seni bela diri yang sangat berharga dengan nilai-nilai filosofis yang kuat, ia harus tetap berada dalam batas-batasnya yang sesuai. Ketika kita berbicara tentang MMA, dengan semua kekerasan dan kompetisinya, Aikido mungkin bukan pilihan yang tepat.

Dalam dunia MMA, teknik-teknik lain yang lebih sesuai dengan aturan dan karakteristik olahraga tersebut akan lebih efektif. Itulah mengapa Aikido dilarang di MMA, karena alasan keamanan dan aturan yang berbeda yang mengatur kedua seni bela diri ini.